Sabtu, 10 Agustus 2024
PROLOG
Eri dan Rion adalah saudara kembar yang terpisah dari sejak bayi. Karena faktor
ekonomi Bu Diana selaku orangtua tunggal si kembar terpaksa melepaskan kepergian
putra pertamanya Eri untuk diadopsi oleh sepasang suami istri yang membantunya
melunasi hutang dari seorang renternir. Perpisahan Eri dan Rion berlangsung
lama, hingga keduanya beranjak SMA barulah perlahan kenyataan terungkap dari
suatu ketidaksengajaan. Dilain sisi, kehidupan yang mereka jalani sangat
berbeda. Eri di Bandung dengan kehidupan yang serba ada bersama ketiga adiknya
karena kekayaan dari keluarga Areez selaku keluarga yang telah mengadopsinya,
sedangkan Rion di Jakarta hidup dengan pas-pasan dari usaha menjahit ibunya dan
kerjanya di malam hari dengan membantu penjual nasi goreng. Tidak jarang Rion
mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan dari teman-teman sekolahnya yang
mana SMA yang dia masuki termasuk sekolah menengah ke atas. Namun, dia akan
melawan dan tidak pasrah saja ketika mendapatkan perlakuan tersebut dan karena
itu juga dia sering terjaring BK sehingga poin pelanggarannya di sekolah semakin
bertambah. Namun itu ditutupi dengan prestasi-prestasi yang dimilikinya. Eri
yang mengetahui fakta bahwa ibu dan saudara kandungnya dalam keadaan tidak
baik-baik saja tentu tidak diam. Dia meminta izin kepada kedua orang tua
angkatnya untuk pergi ke Jakarta menemui ibu dan saudara kandungnya. Seperti apa
kehidupan baru yang akan mereka jalani? Tertanda Tangan: @Ruang_Karya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BAB 5. DENTINGAN YANG MERDU
Waktu terus berjalan tanpa tahu kapan akan berhenti barangkali sejenak. Mentari meredup hendak kembali ke peraduan dikala dirinya tela...
-
Waktu terus berjalan tanpa tahu kapan akan berhenti barangkali sejenak. Mentari meredup hendak kembali ke peraduan dikala dirinya tela...
-
Siang itu cuaca terlihat tidak baik-baik saja. Langit tampak mendung disertai angin yang berhembus cukup kencang. Hembusannya mampu me...
-
Upacara bendera telah selesai, para siswa berhamburan kembali ke kelasnya dan beberapa meluangkan diri menuju taman sekolah untuk dudu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar